
Kesadaran akan betapa pentingnya produk halal saat ini semakin meningkat di masyarakat Indonesia ataupun di masyarakat global. Kehalalan produk bukan hanya untuk memenuhi kewajiban agama saja tetapi juga menjadi salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi reputasi dan keberlangsungan bisnis.
Salah satu cara yang digunakan pelaku bisnis untuk mempertahankan bisnis yang dijalani yaitu cek halal BPOM. Pengecekan ini bisa memberikan cukup banyak keuntungan untuk pelaku bisnis. Berikut ini beberapa contoh keuntungan bisnis yang bisa didapatkan dari pengecekan BPOM.
Keuntungan Melakukan Cek Halal Di BPOM

Cek produk halal atau tidak merupakan aktivitas yang sering dilakukan pelaku usaha dan konsumen. Meskipun agak ribet untuk melakukannya tapi ternyata pengecekan ini mendatangkan keuntungan untuk orang yang melakukannya. Untuk mengetahui apa saja keuntungannya, lihat penjelasan lengkapnya berikut ini.
Memenuhi Regulasi Pemerintah
BPOM adalah lembaga pemerintah yang bertugas mengawasi produk kosmetik, obat serta makanan. Lembaga ini mempunyai kewenangan untuk memastikan produk yang beredar di pasaran sudah memenuhi standar mutu, kehalalan dan keamanan.
Melalui pengecekan halal BPOM, pelaku usaha bisa memastikan produk yang mereka pasarkan sudah memenuhi regulasi serta aturan yang berlaku. Hal ini menjadi syarat utama untuk memperoleh label halal dan izin edar resmi dari Majelis Ulama Indonesia.
Dengan memiliki sertifikat halal serta mematuhi regulasi, pelaku usaha bisa terhindar dari risiko sanksi hukum atau larangan berjualan yang bisa mendatangkan kerugian untuk bisnis yang dijalani. Selain itu, keberadaan sertifikat halal juga dapat mencegah produk ditarik dari pasaran. Hal ini juga menunjukkan bahwa pelaku usaha selalu berkomitmen dalam mematuhi regulasi pemerintah.
Reputasi Bisnis Menjadi Lebih Baik
Sertifikasi halal yang didapatkan dari BPOM terbukti mampu meningkatkan reputasi bisnis. Pelaku usaha akan memiliki reputasi yang bagus di mata konsumen karena produk-produk yang mereka jual sudah lolos uji coba dan dinyatakan halal.
Dengan memiliki reputasi seperti ini, pelaku usaha akan lebih mudah untuk mendapatkan konsumen serta berpeluang untuk mendapatkan investor baru. Selain itu, sertifikasi halal juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen.
Konsumen bisa lebih percaya dengan produk yang ditawarkan karena produk tersebut sudah dinyatakan aman digunakan atau dikonsumsi oleh BPOM. Apabila konsumen sudah percaya dengan produk, pelaku usaha tidak merasa kesulitan untuk menjual produk di pasaran meskipun ada banyak pesaing yang menjual produk yang sama.
Keamanan dan Kualitas Produk Mengalami Peningkatan
Pengecekan BPOM tidak hanya memeriksa label kemasan saja tetapi ada juga pengujian mutu, bahan baku yang dipakai serta keamanan produk. Dengan mengikuti semua proses ini, pelaku usaha secara tidak langsung melakukan evaluasi terhadap semua aspek produksi.
Hasil yang nantinya didapatkan adalah produk memperoleh sertifikasi halal yang menjadi bukti bahwa produk memiliki standar kualitas tinggi. Sertifikasi tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa produk terbebas dari bahan berbahaya dan terjamin keamanannya.
Hal ini bisa membuat produk memiliki kualitas lebih tinggi yang nantinya akan berdampak positif pada pengurangan risiko gugatan serta dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Selain itu, proses pengujian tersebut juga akan mendorong pelaku usaha untuk menggunakan sistem manajemen yang lebih baik agar proses produksi berjalan dengan lebih lancar.
Daya Saing Meningkat Drastis
Produk yang sudah bersertifikat halal mempunyai keunggulan kompetitif di pasaran, baik itu pasar domestik maupun pasar internasional. Dengan pelaku usaha melakukan cek halal BPOM, pelaku usaha bisa menjangkau pasar regional dan pasar global yang saat ini lebih mengutamakan produk halal sebagai salah satu bagian dari gaya hidup yang sehat sesuai syariat.
Pada pasar internasional, sudah banyak negara yang memiliki regulasi ketat terkait produk halal, seperti negara-negara di Timur Tengah, negara Singapura dan Malaysia. Produk bersertifikat halal yang sudah memenuhi standar nasional maupun internasional bisa lebih mudah memperoleh sertifikat dari negara lain yang menjadi tujuan ekspor sehingga lebih mudah menembus pasar global.
Peluang Ekspor Produk Menjadi Lebih Besar
Produk yang sudah dinyatakan halal lebih mudah diekspor ke negara asing. Hal ini dikarenakan produk halal bisa dengan mudahnya mendapatkan stamp of approval yang sudah diakui secara internasional. Selain itu, sebagian negara asing juga sudah menjadikan sertifikat halal menjadi salah satu syarat utama masuk ke pasar milik mereka.
Dengan mempunyai sertifikat dari BPOM yang memenuhi standar internasional, pelaku usaha tidak perlu melakukan proses sertifikasi berulang kali di negara tujuan sehingga biaya ekspor menjadi lebih hemat. Dengan meningkatnya peluang ekspor maka penghasilan yang didapatkan pelaku usaha bisa lebih banyak.
Terhindar dari Risiko Hukum
Produk yang tidak sesuai standar keamanan dan kehalalan bisa menimbulkan beberapa risiko hukum, seperti sanksi, denda dan penutupan usaha. Selain itu, pelaku usaha juga bisa menghadapi gugatan yang berasal dari konsumen karena merasa dirugikan sudah menggunakan produk yang tidak halal dan tidak aman.
Dengan mengikuti proses cek halal secara rutin di BPOM, pelaku usaha bisa memperoleh sertifikasi halal untuk produk yang mereka pasarkan. Kalau memiliki sertifikasi ini bisa terhindar dari semua risiko tersebut serta memiliki posisi hukum yang cukup kuat. Selain itu, produk halal juga dapat melindungi konsumen dari berbagai macam efek samping yang muncul akibat produk berbahaya.
Proses Cek Halal di BPOM
Mengecek produk halal atau tidak di BPOM caranya tidak terlalu sulit, pelaku usaha tinggal mengikuti beberapa proses di bawah ini.
Melengkapi Persyaratan
Pengecekan bisa dilakukan apabila pelaku usaha sudah memenuhi persyaratan dari BPOM. Contoh persyaratannya adalah surat permohonan cek halal, bukti pendaftaran produk, daftar bahan baku produk, proses produksi, SOP, kemasan dan label produk. Semua syarat ini harus dipersiapkan sebelum pengecekan dilakukan.
Mengajukan Permohonan
Untuk memperoleh permohonan cek halal, pelaku usaha bisa mengajukan permohonan ini secara online di website atau aplikasi BPOM. Saat meminta permohonan, sertakan juga dokumen pendukung yang dibutuhkan. Setelah mengajukan permohonan, pihak BPOM akan melakukan evaluasi teknis dan administrasi.
Pengujian dan Pemeriksaan Lapangan
Setelah mendapatkan permintaan pengecekan produk, pihak BPOM akan melakukan pemeriksaan ke tempat produksi produk untuk mengecek proses produksi produk sudah sesuai standar atau tidak. Selain itu, BPOM juga melakukan pengujian bahan baku dan produk yang sudah jadi di laboratorium BPOM.
Proses ini biasanya memakan waktu cukup lama karena proses pengujian yang dilakukan harus benar-benar sesuai standar kehalalan, mutu dan keamanan.
Evaluasi
Setelah pengujian sudah selesai dilakukan dan produk dinyatakan bersih, aman dan halal, pihak BPOM akan memberikan sertifikat halal resmi. Sertifikat halal ini berlaku sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku dan wajib diperbaharui secara berkala. Pelaku usaha yang sudah memperoleh sertifikasi tersebut bisa cek halal BPOM untuk mengetahui masa berlaku sertifikasi produk yang dimiliki.
